Sel. Sep 15th, 2020

rintisnews.com

Perintis Informasi Terpercaya

Berprilaku Tak Senonoh dan Resahkan Warga, Oknum Kadis Bengkulu Selatan Digerbek

 

BENGKULU SELATAN-rintisnews.com Diduga berprilaku tak wajar dan meresahkan warga sekitar, salah satu oknum Kepala Dinas dilingkungan Pemerintahan Bengkulu Selatan digerbek warga Desa Ketaping Kecamatan Manna, sekira pukul 07.00 Wib, Senin (10/08) pagi.

Oknum Kadis berinisial S ketika digerebek warga tengah bersama wanita yang bukan muhrimnya berinisial N (berdasarkan info yang awak media dapatkan N sudah bersuami), sedang bersama didalam rumah. Kemudian warga menggiring keduanya ke balai desa dan selanjutnya kepolisian untuk diproses hukum.

Menurut keterangan warga sekitar pasangan pejabat eslon 2 ini merupakan tetangga yang jarak rumahnya hanya dibatasi jalan.

Salah satu warga Desa Ketaping, Ali Sadikin menyampaikan kepada awak media, “saya mewakili warga yang lain dan ikut langsung pada penggrebekan tersebut, kejadian sekitar jam 7 pagi, karena sudah lama kami intai, kebetulan tadi pagi beliau (S) berolahraga, kemudian menghilang, jadi tujuannya kami kira pasti kesitu, setelah kami cek rumah dalam kondisi tertutup rapat dan terkunci, kami tunggu dan posisi mereka sedang berada didalam rumah tersebut, kami tidak dobrak pintu rumah namun kami tunggu sampai beliau keluar (S), kami tunggu selama 30 menit, dan ketika keluar rumah S tengah merapikan celana, dan kami melihat secara langsung, S menggunakan pakaian olahraga,” terangnya.

Tindakan ini tidak hanya sekali, sudah berulang kali dilakukan namun bukti baru didapat sekarang,” kata Ali Sadikin warga Prumnas Ketaping.

Oknum S juga memberikan penjelasan kepada awak media, “kalau memang ada sesuatu kenapa saya tidak digrebek sewaktu saya berada didalam rumah, saya berpakaian lengkap dan masalah berkeringat saya memang sedang berolahraga,” ujar S.

Wakil Bupati Bengkulu Selatan Rifa’i Tajudin menanggapi hal tersebut menyampaikan, “untuk sementara waktu sebagaimana sesuai dengan hukum yang berlaku yang pertama atas dugaan praduga tak bersalah, untuk mendalaminya itu ada pihak aparatur, kita sudah ada yang mengatur yakni tindak pidana atau kita selesaikan melaui hukum adat. Untuk itu saya serahkan kepada pihak Kepolisian dan pemangku adat di Desa Ketaping ini,” ucap Wabup.

Menurut info, dari rekam jejak yang beredar di masyarakat, oknum Kadis S ini memiliki riwayat pernah dipidana atas kasus cabul dengan korban anak dibawah umur yang divonis selama 7 tahun pidana penjara. Saat itu, oknum Kadis S menjabat sebagai salah satu Kabid di Dinas PU Bengkulu Utara. Setelah bebas, oknum Kadis S kemudian menjabat sebagai Kepala Dinas di Pemkab Bengkulu Selatan, kemudian dimutasi lagi ke dinas lainnya namun masih dilingkup Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan. )***